{"id":10223,"date":"2023-03-02T07:00:10","date_gmt":"2023-03-02T00:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/?p=10223"},"modified":"2023-03-01T15:37:01","modified_gmt":"2023-03-01T08:37:01","slug":"project-riil-painting-smk-negeri-11-semarang-wadah-belajar-memenuhi-permintaan-pasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/project-riil-painting-smk-negeri-11-semarang-wadah-belajar-memenuhi-permintaan-pasar\/","title":{"rendered":"Project Riil Painting SMK Negeri 11 Semarang Wadah Belajar Memenuhi Permintaan Pasar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Novelia, Dimas Andrew, Andromeda, Nafisa, Yosepta, dan Bahtera merupakan kelompok <i>painting<\/i> SMK Negeri 11 Semarang. Mereka mengikuti project riil melukis dinding di Sekolah Dasar selama dua hari, mulai dari 21 hingga 22 Februari 2023. Kegiatan tersebut bukan sekedar mengasah kompetensi di bidang melukis, mencampur warna, menerapkan prinsip perseptif, komposisi dan berbagai prinsip yang perlu diterapkan dalam seni rupa, namun ada hal yang lebih <i>urgent<\/i> yaitu belajar memenuhi permintaan pasar.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beberapa waktu sebelumnya, tim painting SMK N 11 Semarang mendapatkan permintaan pasar dari kepala SD Negeri Karangroto 04 Semarang. Beliau memesan agar kelas lainnya dilukis dengan tema ikon kota Semarang dan setiap tiang yang ada di teras sekolah diberi motif batik. Maka dari itu, tim <i>painting<\/i> di bawah asuhan Pak Sindu dan Pak Daud berusaha memenuhi permintaan tersebut.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam proses pemenuhan permintaan pasar, Novelia dan kawan-kawan <span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>mencari beberapa literatur sebagai referensi untuk membuat karya <i>painting<\/i> tersebut. Menurut mereka, dengan berliterasi dapat mengasah pikir mereka.\u00a0 Berliterasi tidak hanya dimiliki oleh anak didik yang mempelajari ilmu sain saja, justru ilmu seni membutuhkan literasi yang kuat, karena untuk membuat karya yang yang kreatif dibutuhkan kemampuan berliterasi. Kumpulan literatur-literatur dari berbagai sumber dianalisis sehingga dibuatlah rancangan untuk berkarya. Kemampuan memenuhi permintaan pasar dibutuhkan komunikasi yang baik. Mereka harus mampu menerjemahkan apa yang disampaikan pemesan, dilanjutkan dengan mencari literatur, membuat rancangan, mengkomunikasikan kembali dengan pihak pemesan, jika sudah ada persetujuan dari kedua belah pihak, mereka baru beraksi untuk melakukan proses <i>painting<\/i>.\u00a0<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selamat belajar anak-anakku melakukan proses <i>project riil<\/i> yang menyenangkan. Lelahmu akan terbayarkan dengan peningkatan kompetensi yang tidak akan didapatkan ketika hanya duduk di kelas yang dibatasi oleh empat dinding kelas. Belajarlah untuk untuk menjadi orang yang <i>multitalent<\/i>.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Diyarko, M.Pd., Guru SMK N 11 Semarang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor: Annisa Erwindani, S.Pd., Guru SMA Islam Hidayatullah.<\/p>\n    <!-- sktbuilder starter --><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder\/sktbuilder-frontend-starter.js\"><\/script><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder-wordpress-driver.js\"><\/script><script type=\"text\/javascript\"> var starter = new SktbuilderStarter({\"mode\": \"prod\", \"skip\":[\"jquery\",\"underscore\",\"backbone\"],\"sktbuilderUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder\/\", \"driver\": new SktbuilderWordpressDriver({\"ajaxUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-admin\/admin-ajax.php\", \"iframeUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/project-riil-painting-smk-negeri-11-semarang-wadah-belajar-memenuhi-permintaan-pasar\/?sktbuilder=true\", \"pageId\": 10223, \"pages\": [], \"page\": \"Project Riil Painting SMK Negeri 11 Semarang Wadah Belajar Memenuhi Permintaan Pasar\" }) });<\/script><!-- end sktbuilder starter -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Novelia, Dimas Andrew, Andromeda, Nafisa, Yosepta, dan Bahtera merupakan kelompok painting SMK Negeri 11 Semarang. Mereka mengikuti project riil melukis dinding di Sekolah Dasar selama dua hari, mulai dari 21 hingga 22 Februari 2023. Kegiatan tersebut bukan sekedar mengasah kompetensi di bidang melukis, mencampur warna, menerapkan prinsip perseptif, komposisi dan berbagai prinsip yang perlu diterapkan dalam seni rupa, namun ada hal yang lebih urgent yaitu belajar memenuhi permintaan pasar.\u00a0 Beberapa waktu sebelumnya, tim painting SMK N 11 Semarang mendapatkan permintaan pasar dari kepala SD Negeri Karangroto 04 Semarang. Beliau memesan agar kelas lainnya dilukis dengan tema ikon kota Semarang dan setiap tiang yang ada di teras sekolah diberi motif batik. Maka dari itu, tim painting di bawah asuhan Pak Sindu dan Pak Daud berusaha memenuhi permintaan tersebut.\u00a0 Dalam proses pemenuhan permintaan pasar, Novelia dan kawan-kawan \u00a0 mencari beberapa literatur sebagai referensi untuk membuat karya painting tersebut. Menurut mereka, dengan berliterasi dapat mengasah pikir mereka.\u00a0 Berliterasi tidak hanya dimiliki oleh anak didik yang mempelajari ilmu sain saja, justru ilmu seni membutuhkan literasi yang kuat, karena untuk membuat karya yang yang kreatif dibutuhkan kemampuan berliterasi. Kumpulan literatur-literatur dari berbagai sumber dianalisis sehingga dibuatlah rancangan untuk berkarya. Kemampuan memenuhi permintaan pasar dibutuhkan komunikasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":10224,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[290],"class_list":["post-10223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-smkn-11-semarang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10223"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10231,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10223\/revisions\/10231"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}