{"id":18324,"date":"2024-08-02T11:39:25","date_gmt":"2024-08-02T04:39:25","guid":{"rendered":"https:\/\/cabdindikwil1.com\/?p=18324"},"modified":"2024-08-02T11:39:25","modified_gmt":"2024-08-02T04:39:25","slug":"perkuat-karakter-sman-11-semarang-launching-sekolah-adipangastuti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/?p=18324","title":{"rendered":"Perkuat Karakter, SMAN 11 Semarang Launching  Sekolah Adipangastuti"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangka memperkuat pendidikan karakter dan pembentukan kepribadian peserta didik, SMA Negeri 11 Semarang dengan bangga dan meriah melakukan <em>Launching<\/em> Sekolah Adipangastuti mulai tahun pelajaran 2024\/2025 pada Kamis, 1 Agustus 2024. Sekolah Adipangastuti merupakan sebuah model sekolah yang dikembangkan oleh Solo Bersimfoni. Solo Bersimfoni adalah sebuah\u00a0<em>Non-Government Organization<\/em> (NGO) yang bergerak dalam bidang pencegahan intoleransi, kekerasan dan radikalisme terutama di lingkungan sekolah. Solo Bersimfoni ini kemudian bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk mengambangkan model Sekolah Adipangastuti. Acara <em>launching<\/em> dilakukan di lapangan utama SMA Negeri 11 Semarang, kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh <em>Angky Mayang<\/em><em>\u00a0<\/em>Saswati<em>, <\/em>S.Psi., M.Si. Kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Farid Sunarto selaku Direktur Eksekutif Solo Bersimfoni. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua MKKS SMA Kota Semarang, Ketua Komite SMA Negeri 11 Semarang, Kapolsek Semarang Selatan, Danramil 13 Semarang Selatan, Camat Semarang Selatan, Kepala KUA Seamarang Selatan, Lurah Lamper Tengah, Kepala Puskesmas Lamper Tengah dan diikuti oleh seluruh siswa dan guru karyawan SMA Negeri 11 Semarang yang dengan semarak mengenakan baju adat Jawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Angky Mayang<\/em><em>\u00a0<\/em>Saswati<em>, <\/em>S.Psi., M.Si. memberikan selamat atas <em>launching<\/em>nya SMA Negeri 11 Semarang sebagai Sekolah Adipangastuti menyusul beberapa sekolah lain di wilayah Cabdin 1 yaitu: SMA Negeri 1 Semarang, SMA Negeri 1 Bergas, SMA Negeri 1 Tengaran, dan SMA Negeri 1 Ambarawa. Semoga tidak akan ada lagi kekerasan di antara sesama teman terutama di satuan pendidikan. Tim TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) di sekolah sudah dibentuk, semoga dapat saling bersingergi dalam hal melakukan tindakan atau upaya preventif misalnya aksi <em>bullying<\/em> dan juga intoleransi. \u201cSarana prasarana kemudian SDM juga harus mendukung karena nantinya juga terkait dengan proses pembelajaran di mana juga ada Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka. Literasi digital baik untuk siswa dan guru dalam mengakses dan menggunakan media sosial misalnya Instagram, Facebook ataupun WhatsApp harus sangat hati-hati dan digunakan secara bijak demi kebaikan bersama\u201d, imbuh Angky. Muhammad Farid Sunarto dalam sambutannya menyampaikan melalui model Sekolah Adipangastuti ini, seluruh masyarakat civitas akademika SMA Negeri 11 Semarang akan menjunjung tinggi nilai Hasthalaku, harapannya siswa akan menjadi lebih toleran, tercipta lingkungan belajar yang ideal dan berbudi luhur. \u201cHasthalaku sendiri adalah 8 perilaku dalam Budaya Jawa yang terdiri dari\u00a0Gotong Royong (kerja sama)<em>, Grapyak Semanak<\/em> (ramah), <em>Guyub Rukun<\/em> (kerukunan), <em>Lembah Manah<\/em> (rendah hati), <em>Ewuh pekewuh<\/em> (saling menghormati), <em>Pangerten<\/em> (saling menghargai), <em>Andhap Asor<\/em> (berbudi luhur), dan <em>Tepa Slira<\/em> (tenggang rasa). Nilai-nilai ini tidak hanya diterapkan kepada siswa, namun juga kepada kepala sekolah, guru dan seluruh warga sekolah,\u201d ujar Muhammad Farid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rr. Tri Widiyastuti, S.Pd., selaku Kepala SMA Negeri 11 Semarang memimpin deklarasi atau ikrar Sekolah Adipangastuti dihadapan 8 siswa yang menjadi Duta Hasthalaku dan ditirukan oleh seluruh peserta. Secara simbolis Kepala Sekolah bersama Ketua Solo Bersimfoni Muhammad Farid juga menyematkan PIN Hasthalaku kepada 8 siswa tersebut. \u201cMelalui penerapan nilai-nilai Hasthalaku, Sekolah Adipangastuti bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur, etika dan moral. Hal ini diharapkan dapat menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti tindakan kekerasan, intoleransi dan permasalahan moral yang sering terjadi di lingkungan sekolah\u201d, ujar Tri Widiyastuti. Pembukaan resmi program Sekolah Adipangastuti dilakukan dengan membunyikan angklung secara bersama-sama oleh tamu undangan dan <em>stakeholder<\/em> SMA Negeri 11 Semarang. Acara kemudian dilanjutkan dengan <em>flashmob<\/em> oleh siswa-siswi yang tergabung dalam ekstra kurikuler tari tradisional Ruciragati, tari modern <em>Slash Dance<\/em>, dan Perwakilan OSIS dan MPK SMA Negeri 11 Semarang dengan judul lagu \u201cAdipangastuti Sekolahku\u201d Pencipta lagu dan Vokal Bapak Sae Panggalih, S.Pd. dan Pelatih gerak <em>flashmob<\/em> Ibu Sofia Rahmawati, S.Pd., M.Pd.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penandatanganan Deklarasi Sekolah Adipangastuti kemudian dilakukan oleh kepala sekolah, tamu undangan, <em>stakeholde<\/em>r, perwakilan bapak ibu guru, tim Sekolah Adipangastuti, perwakilan satu peserta didik dari setiap kelas X, XI dan XII yang sudah ditunjuk sebagai komitmen integritas bersama untuk menjalankan program Hastalaku Sekolah Adipangastuti dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Kegiatan <em>launching<\/em> kemudian diakhiri dengan penampilan memukau Joany Lidya Putri Samosir. Siswa kelas XI-2 SMA Negeri 11 Semarang ini menghibur tamu undangan dan ribuan peserta dengan menyanyikan lagu Berkibarlah Bendera Negeriku karya Bapak Sujarwoto Sudarsono dan Indonesia Pusaka karya Bapak Ismail Marzuki. Sementara Sae Panggalih, S.Pd., selaku guru sosiologi dan ketua kegiatan Sekolah Adipangastuti di SMA Negeri 11 Semarang mengungkapkan, kegiatan ini sungguh luar biasa dan <em>amazing<\/em>. Ke depannya program Sekolah Adipangastuti tidak hanya berupa <em>launching<\/em> saja. Kita wujudkan dalam kegiatan P5, kita wujudkan dalam kegiatan pembelajaran yang ramah anak dan menyenangkan. \u201cKita juga akan <em>launching<\/em> museum Hasthalaku dimana di sana akan memajang banyak artefak-artefak tentang budaya Semarangan dan lain sebagainya. SMA Negeri 11 Semarang juga sudah mewujudkan program sekolah damai, kemudian juga ada sekolah ramah anak, sekolah anti kekerasan. Saya yakin dengan adanya program-program lain dari Sekolah Adipangastuti ini bisa kita efektifkan bersama terutama dalam kegiatan-kegiatan pengembangan kegiatan P5 yang akan menjadikan SMA Negeri 11 Semarang semakin TANGGUH,\u201d ujar Sae Panggalih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><em>\u00a0<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis\u00a0 \u00a0: Johan Tri Bayuntoro, S.Pd., M.Pd., Tim Humas SMAN 11 Semarang<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor\u00a0 \u00a0 \u00a0: Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang<\/p>\n    <!-- sktbuilder starter --><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder\/sktbuilder-frontend-starter.js\"><\/script><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder-wordpress-driver.js\"><\/script><script type=\"text\/javascript\"> var starter = new SktbuilderStarter({\"mode\": \"prod\", \"skip\":[\"jquery\",\"underscore\",\"backbone\"],\"sktbuilderUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder\/\", \"driver\": new SktbuilderWordpressDriver({\"ajaxUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-admin\/admin-ajax.php\", \"iframeUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/?p=18324&sktbuilder=true\", \"pageId\": 18324, \"pages\": [], \"page\": \"Perkuat Karakter, SMAN 11 Semarang Launching  Sekolah Adipangastuti\" }) });<\/script><!-- end sktbuilder starter -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka memperkuat pendidikan karakter dan pembentukan kepribadian peserta didik, SMA Negeri 11 Semarang dengan bangga dan meriah melakukan Launching Sekolah Adipangastuti mulai tahun pelajaran 2024\/2025 pada Kamis, 1 Agustus 2024. Sekolah Adipangastuti merupakan sebuah model sekolah yang dikembangkan oleh Solo Bersimfoni. Solo Bersimfoni adalah sebuah\u00a0Non-Government Organization (NGO) yang bergerak dalam bidang pencegahan intoleransi, kekerasan dan radikalisme terutama di lingkungan sekolah. Solo Bersimfoni ini kemudian bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk mengambangkan model Sekolah Adipangastuti. Acara launching dilakukan di lapangan utama SMA Negeri 11 Semarang, kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Angky Mayang\u00a0Saswati, S.Psi., M.Si. Kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Farid Sunarto selaku Direktur Eksekutif Solo Bersimfoni. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua MKKS SMA Kota Semarang, Ketua Komite SMA Negeri 11 Semarang, Kapolsek Semarang Selatan, Danramil 13 Semarang Selatan, Camat Semarang Selatan, Kepala KUA Seamarang Selatan, Lurah Lamper Tengah, Kepala Puskesmas Lamper Tengah dan diikuti oleh seluruh siswa dan guru karyawan SMA Negeri 11 Semarang yang dengan semarak mengenakan baju adat Jawa. Angky Mayang\u00a0Saswati, S.Psi., M.Si. memberikan selamat atas launchingnya SMA Negeri 11 Semarang sebagai Sekolah Adipangastuti menyusul beberapa sekolah lain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18325,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24,4],"tags":[300],"class_list":["post-18324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kesiswaan","tag-sman-11-semarang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18324"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18326,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18324\/revisions\/18326"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}