{"id":6225,"date":"2022-04-18T10:32:31","date_gmt":"2022-04-18T03:32:31","guid":{"rendered":"https:\/\/cabdindikwil1.com\/?p=6225"},"modified":"2022-04-18T10:35:22","modified_gmt":"2022-04-18T03:35:22","slug":"praktik-pewarnaan-eco-print-di-smkn-satu-atap-tuntang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/?p=6225","title":{"rendered":"PRAKTIK PEWARNAAN ECO PRINT DI SMKN SATU ATAP TUNTANG"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em><i>Eco<\/i><\/em><em><i>\u00a0<\/i><\/em><em><i>print <\/i><\/em>merupakan teknik memberi warna dan corak (motif) pada kain, kulit atau bahan lainnya dengan menggunakan bahan alami seperti kulit batang, pohon, daun, bunga atau bagian tumbuhan lainnya yang mengandung pigmen warna. Teknik <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0sendiri dapat dilakukan dengan tiga cara seperti, teknik <em><i>pounding <\/i><\/em>atau dipukul, teknik <em><i>steaming <\/i><\/em>atau dikukus dan teknik fermentasi daun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Senin, 11 April 2022 sampai dengan Kamis, 14 April 2022, jurusan Tata Busana SMK Negeri Satu Atap\u00a0Tuntang mengadakan praktik pewarnaan <em><i>e<\/i><\/em><em><i>co <\/i><\/em><em><i>p<\/i><\/em><em><i>rint<\/i><\/em>\u00a0untuk yang pertama kalinya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu praktik tambahan pada mata Pelajaran Pengetahuan Bahan Tekstil. Peserta didik kelas X (sepuluh) sangat antusias dan bersemangat dalam mengikutinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembuatan <em><i>e<\/i><\/em><em><i>co print<\/i><\/em>\u00a0tersebut dilakukan mulai dari mewarnai dasar kain menggunakan pewarna alam seperti biji jambe, kulit manggis, kulit delima, daun sirsak, dan lainya. Sedangkan, mordan yang digunakan pada praktik pembuatan <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0kali ini adalah tawas, tunjung dan kapur. Setelah proses pewarnaan dasar kain selanjutnya adalah pembuatan motif <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0dengan teknik <em><i>pounding<\/i><\/em>. Teknik pounding merupakan teknik pembuatan motif dengan cara dipukul dengan alat berupa palu yang terbuat dari kayu. Bahan yang digunakan untuk membuat motif antara lain daun papaya jepang, daun talok, daun jarak kepyar, daun murbei, daun jarak, daun jati dan daun jambu biji.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggita Fortuna Dewi, S.Pd.,\u00a0selaku pembimbing dalam pembuatan <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0mengatakan \u201cPembuatan <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0ini merupakan salah satu praktik tambahan pada mata pelajaran Pengetahuan Bahan Tekstil untuk kelas X (sepuluh) Jurusan Tata Busana. Saya berharap praktik ini dapat menambah wawasan peserta didik mengenai cara pewarnaan kain alami. Ke depannya saya berharap peserta didik\u00a0Tata Busana SMKN Satu Atap\u00a0Tuntang dapat menjadikan kain atau produk <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0sebagai produk kewirausahaan di SMKN Satu Atap\u00a0Tuntang.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu peserta didik kelas X\u00a0(sepuluh) Tata Busana\u00a0bernama\u00a0Selvi Riyani mengungkapkan, \u201cPraktik pembuatan <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0ini sangat membantu menambah wawasan terutama bagi kelas X (sepuluh) yang belum banyak tahu mengenai pewarnaan alami. Praktiknya juga dilakukan dengan menyenangkan dan hasilnya memuaskan.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SMKN Satu Atap\u00a0Tuntang berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dan mengajarkan keterampilan tambahan bagi peserta didiknya. Hal ini dengan harapan agar setelah lulus dari SMKN Satu Atap\u00a0Tuntang mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang\u00a0lebih,\u00a0sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan di masyarakat.\u00a0Jika anda berminat untuk menerapkan <em><i>eco print<\/i><\/em>\u00a0di sekolah anda, silahkan hubungi SMKN Satu Atap Tuntang. Kami siap berbagi dan menebar ilmu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Anggita Fortuna Dewi, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-large wp-image-6227\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1-pdk.pentest.jatengprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/IMG_2300-300x200-1.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-large wp-image-6228\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1-pdk.pentest.jatengprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Salinan-IMG_2335-300x200-1.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-large wp-image-6229\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1-pdk.pentest.jatengprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Salinan-IMG_2309-300x200-1.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-large wp-image-6230\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1-pdk.pentest.jatengprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/IMG_2317-300x200-1.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" \/><\/p>\n    <!-- sktbuilder starter --><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder\/sktbuilder-frontend-starter.js\"><\/script><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder-wordpress-driver.js\"><\/script><script type=\"text\/javascript\"> var starter = new SktbuilderStarter({\"mode\": \"prod\", \"skip\":[\"jquery\",\"underscore\",\"backbone\"],\"sktbuilderUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-content\/plugins\/skt-builder\/sktbuilder\/\", \"driver\": new SktbuilderWordpressDriver({\"ajaxUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/wp-admin\/admin-ajax.php\", \"iframeUrl\": \"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/?p=6225&sktbuilder=true\", \"pageId\": 6225, \"pages\": [], \"page\": \"PRAKTIK PEWARNAAN ECO PRINT DI SMKN SATU ATAP TUNTANG\" }) });<\/script><!-- end sktbuilder starter -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eco\u00a0print merupakan teknik memberi warna dan corak (motif) pada kain, kulit atau bahan lainnya dengan menggunakan bahan alami seperti kulit batang, pohon, daun, bunga atau bagian tumbuhan lainnya yang mengandung pigmen warna. Teknik eco print\u00a0sendiri dapat dilakukan dengan tiga cara seperti, teknik pounding atau dipukul, teknik steaming atau dikukus dan teknik fermentasi daun. Pada Senin, 11 April 2022 sampai dengan Kamis, 14 April 2022, jurusan Tata Busana SMK Negeri Satu Atap\u00a0Tuntang mengadakan praktik pewarnaan eco print\u00a0untuk yang pertama kalinya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu praktik tambahan pada mata Pelajaran Pengetahuan Bahan Tekstil. Peserta didik kelas X (sepuluh) sangat antusias dan bersemangat dalam mengikutinya. Pembuatan eco print\u00a0tersebut dilakukan mulai dari mewarnai dasar kain menggunakan pewarna alam seperti biji jambe, kulit manggis, kulit delima, daun sirsak, dan lainya. Sedangkan, mordan yang digunakan pada praktik pembuatan eco print\u00a0kali ini adalah tawas, tunjung dan kapur. Setelah proses pewarnaan dasar kain selanjutnya adalah pembuatan motif eco print\u00a0dengan teknik pounding. Teknik pounding merupakan teknik pembuatan motif dengan cara dipukul dengan alat berupa palu yang terbuat dari kayu. Bahan yang digunakan untuk membuat motif antara lain daun papaya jepang, daun talok, daun jarak kepyar, daun murbei, daun jarak, daun jati dan daun jambu biji. Anggita Fortuna [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6226,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[27,310],"class_list":["post-6225","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-smkn-1-tuntang","tag-smkn1tuntang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6225","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6225"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6225\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6231,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6225\/revisions\/6231"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6226"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6225"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6225"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cabdisdikwil1.pdk.jatengprov.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6225"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}