
Senin, 13 November 2023, SMK Negeri Satu Atap Tuntang melaksanakan kegiatan Upacara Road to School MUSPIDA Kabupaten Semarang dengan melibatkan anggota dari Polres Semarang yaitu Ibu S. Hartini, SH. (Akp) sebagai pembina upacara. Kegiatan upacara ini serentak dilaksanakan di semua SMP, SMA dan SMK Kabupaten Semarang dengan tujuan menindak lanjuti surat pernyataan siswa untuk tidak terlibat tawuran, perundungan, maupun kekerasan di tingkat pelajar yang merupakan fenomena sering terjadi akhir-akhir ini. Kegiatan upacara dilaksanakan secara hikmat dengan menambahkan dua kegiatan yaitu pembacaan Ikrar dan Janji Pelajar oleh Ketua OSIS SMKN 1 Tuntang yaitu Alfa Fachri Nugroho dan diikuti oleh seluruh peserta upacara. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan Ikrar atau Janji Pelajar oleh Ketua OSIS, Kesiswaan dan Kepala Sekolah. Bunyi Ikrar atau Janji Pelajar adalah sebagai berikut Bismillahi rahmanirahim, Kami Pelajar SMK Negeri Satu Atap Tuntang, dengan sungguh-sungguh berikrar atau berjanji. Satu, tidak akan melakukan dan melibatkan secara langsung atau tidak langsung perkelaian antar pelajar di mana saja. Dua, tidak akan melakukan perundungan atau bullying terhadap sesama pelajar atau orang lain selama di sekolahan maupun di luar sekolahan. Tiga, tidak akan melakukan balap liar dan akan tertib berlalu lintas. Empat, tidak akan melakukan kenakalan-kenakalan lainnya baik di sekolahan maupun di luar sekolahan. Lima, sanggup menerima sanksi baik dari sekolahan maupun peraturan hukum yang berlaku.
Kegiatan upacara ditutup dengan doa dipanjatkan oleh Tisya Maulidina dengan mengucap doa agar tindakan kekerasan di tingkat pelajar dapat dicegah dan murid dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan meningkatkan iman dan takwa. Saling merhargai orang lain serta menjauhi kegiatan-kegiatan yang memicu terjadinya tawuran, perundungan, keterlibatan dalan geng berbahaya dan kegiatan-kegiatan negatif lainnya. Harapan kami sebagai guru dan juga kepolisian Kabupaten Semarang, kekerasan di tingkat pelajar dapat dimusnahkan. Semua dapat dimulai dari diri sendiri yaitu dengan membekali dan membentengi diri dengan iman dan takwa sehingga dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua, sekolah, masyarakat maupun negara. Salah satu orang tua murid yaitu Ibu Siti berpendapat terkait kegiatan Upacara Road to School MUSPIDA, “Semoga kegiatan seperti ini sering dilaksanakan. Agar anak-anak mempunyai rasa takut apabila akan melakukan kegiatan-kegiatan yang berbahaya dan membahayakan orang lain maupun diri sendiri.”
Penulis : Nazillatur Rohmiyati, M.Pd., Waka Kesiswaan SMKN Satu Atap Tuntang
Editor : Nurul Rahmawati, M.Pd., Guru SMKN Satu Atap Tuntang


Komentar Pengunjung