Jalan Sehat & Sarapan Bersama Sebagai Kebiasaan Positif Gerakan Jumat Sehat SMAN 1 Bringin

SMAN 1 Bringin mengisi hari Jumat di minggu pertama tahun pelajaran 2024/2025 dengan gerakan Jumat sehat sebagai awal yang baik untuk mewujudkan pola hidup sehat melalui berbagai kegiatan positif. Jumat sehat kali ini diisi dengan kegiatan jalan sehat oleh seluruh warga sekolah dilanjutkan dengan sarapan bersama. Jalan sehat dilaksanakan setelah apel pagi dan diikuti seluruh peserta didik kelas X, XI dan XII serta didampingi oleh bapak ibu guru. Jalan sehat menjadi alternatif pilihan untuk berolahraga ringan yang mudah dan murah namun tetap menyehatkan tubuh. Sebagaimana yang kita ketahui, kegiatan belajar mengajar di sekolah pada umumnya identik dengan kinerja pikiran sehingga fisik cenderung pasif. Baik siswa maupun guru sebagian besar merasa tidak punya waktu bahkan lupa pentingnya olahraga. Berbagai kemudahan yang dirasakan saat ini dengan adanya sepeda motor, mobil pribadi, maupun kendaraan umum bahkan tingginya penggunaan smartphone membuat masyarakat terkesan ‘malas gerak’ yang tentu akan berdampak kurang baik bagi kesehatan. Ditambah pola makan yang kurang sehat akibat banyaknya produk-produk makanan cepat saji yang mengandung zat-zat kimia berbahaya bagi tubuh, namun cenderung diminati oleh generasi muda maupun orang-orang sibuk yang merasa tidak memiliki cukup waktu untuk menyiapkan makanannya sendiri. Akibatnya, berbagai penyakit berbahaya tidak hanya menjadi ancaman orang-orang paruh baya saja namun juga mengancam generasi muda. Upaya pencegahan perlu dilakukan sebelum terlambat karena kesehatan merupakan aspek fundamental yang berpengaruh terhadap kegiatan lainnya. Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran penting untuk mengenalkan pentingnya memulai pola hidup sehat di kalangan generasi muda. Sebagaimana SMAN 1 Bringin yang melaksanakan jalan sehat dan sarapan bersama bertujuan menerapkan pola hidup sehat sebagai awal yang baik sebelum memulai aktivitas belajar mengajar di pekan berikutnya. Dengan kondisi tubuh sehat diharapkan akan memberi dampak positif terhadap kegiatan yang sedang dilakukan, baik belajar maupun bekerja. Tubuh yang sakit akan berdampak pada kurangnya konsentrasi seseorang dalam mengerjakan sesuatu. Akibatnya, hasil belajar peserta didik maupun kinerja guru tidak akan optimal.

Kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan SMAN 1 Bringin disambut antusias oleh seluruh siswa dan guru. Siswa terbagi menjadi 3 rombongan yaitu kelas XI memimpin di depan, rombongan kelas X berjalan di bagian tengah dan rombongan belakang yaitu kelas XII. Sebelum diterjunkan, peserta didik tentu telah diingatkan untuk tetap menjaga sikap meskipun tidak berada di sekolah supaya tetap berhati-hati, tidak bercanda berlebihan selama di jalan, dan harus mengikuti rute yang telah ditentukan. Selain menyehatkan tubuh, kegiatan ini juga dapat menjadi wahana pengenalan lingkungan sekitar sekolah bagi peserta didik terlebih untuk peserta didik baru kelas X. Dengan berjalan-jalan di lingkungan sekitar sekolah, siswa dapat mengamati kondisi fisik dan sosial yang ada. Siswa juga dapat menemukan permasalahan yang terjadi lalu mengaitkannya dengan pelajaran di sekolah sehingga dapat memperoleh solusi dari permasalahan tersebut. Dengan demikian, kemampuan problem solving siswa diharapkan dapat meningkat. Setelah menyelesaikan rute jalan sehat, peserta didik dan guru kembali ke sekolah dan beristirahat sejenak. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama siswa dan wali kelas di ruang kelasnya masing-masing. Bapak/ibu guru dan karyawan yang bukan wali kelas juga melaksanakan sarapan bersama dengan Ibu Tri Yuniarti Retno Kristyaningsih, S.Pd. selaku Kepala SMAN 1 Bringin di ruang guru. Melalui kegiatan tersebut, siswa dan wali kelas yang baru diharapkan dapat menjalin keakraban menyongsong tahun ajaran baru. Setelah sarapan bersama, kegiatan selanjutnya yaitu penyelesaian administrasi kelas meliputi penyusunan struktur organisasi kelas, jadwal piket dan kesepakatan kelas. Kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih dan menata kelas supaya siap untuk digunakan dalam proses pembelajaran di hari Senin mendatang. Dengan tubuh sehat dan ruang kelas yang bersih juga tertata, diharapkan siswa dan guru dapat menyongsong tahun ajaran baru dengan semangat baru dan energi positif yang lebih baik dari sebelumnya.

 

Penulis : Wahyu Fauziyah, S.Pd., Guru SMAN 1 Bringin

Editor  : Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang