
SMA Negeri 16 Semarang berhasil menggelar acara puncak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kewirausahaan. Kegiatan berjalan meriah dengan menampilkan berbagai produk kreatif dan inovatif hasil karya peserta didik. Dalam kegiatan ini, peserta didik SMA Negeri 16 Semarang memamerkan beragam produk karya mereka, mulai dari makanan hingga minuman. Setiap produk yang dipamerkan merupakan hasil dari proses pembelajaran dan pengembangan keterampilan kewirausahaan yang telah dilakukan selama kegiatan P5 ini. Dalam sambutanya kepala sekolah SMA Negeri 16 Semarang, Dr. Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd. menyampaikan, “Kegiatan P5 memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di bidang kewirausahaan. Di sini peserta didik juga belajar tentang pentingnya kerja sama tim, kreativitas dan keuletan dalam menjalankan usaha,” ujarnya. Kegiatan P5 dengan tema kewirausahaan pengembangan pewarna alami makanan tradisional ini juga mendorong siswa untuk mencintai dan mengenal makanan-makanan tradisional. Sejalan dengan yang disampaikan kepala sekolah, kegiatan P5 di SMA Negeri 16 Semarang memiliki tujuan di antaranya untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan peserta didik. Melalui proyek ini peserta didik dilatih untuk berpikir kreatif, mandiri dan berani mengambil risiko dalam menjalankan usaha.
Selain itu, dengan tema makanan tradisional kegiatan P5 akan meningkatkan minat dan apresiasi terhadap makanan tradisional. Peserta didik diajak untuk mengenal lebih dalam tentang kekayaan kuliner Indonesia dan pentingnya melestarikan warisan budaya tersebut. Pengunaan bahan pewarna alami juga mengajarkan peserta didik untuk mengenalkan konsep keberlanjutan, serta mendorong peserta didik untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan. Selain menampilkan berbagai produk kewirausahaan peserta didik, acara dimeriahkan oleh penampilan-penampilan menarik dari alumni, guru, siswa dan bintang tamu Pandemic Band. Berbagai pertunjukan seni, seperti tarian, musik, dan drama disajikan dengan apik oleh siswa-siswi berbakat. Tak hanya itu, guru-guru juga turut berpartisipasi dengan menampilkan pertunjukan yang tak kalah menarik seperti wayang orang, dance anak sekolah dan sebagainya. Puncak kemeriahan acara adalah penampilan dari Pandemic Band yang berhasil menghipnotis penonton dengan lagu-lagu hits zaman ini. “Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan hasil karya peserta didik, tetapi juga sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang seni. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan untuk memotivasi siswa agar terus berkarya, dalam bidang non akademis dan akademis,” ungkap Nadifa Syahari selaku salah satu peserta didik SMA Negeri 16 Semarang.
Penulis : Ire Wardani, S.Pd., & Andi Muhamad Yusuf, S.Pd., Guru SMAN 16 Semarang
Editor : Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang


Komentar Pengunjung