SMAN 10 Semarang Gelar Jagong Bareng WaterWorX dari Belanda

SMA Negeri 10 Semarang sukses menyelenggarakan Jagongan Ringan atau disingkat menjadi JARING, bersama WaterWorX dari Belanda. Jagongan dengan tema SMAN 10 Care For a Green Environment dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Desember 2024, bertempat di halaman parkir siswa. ‘Jaring’ merupakan salah satu rangkaian kegiatan menjelang perayaan Dies Natalies SMA Negeri 10 Semarang pada Selasa mendatang. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran guru dan karyawan serta seluruh siswa kelas X, XI dan XII. Dalam kegiatan ‘Jaring’ SMA Negeri 10 Semarang mengundang Mr. Thomas de Jong sebagai pembicara. Mr. Thomas merupakan Project Manager VEi Dutch Water Operators dari Belanda yang bekerja sama dengan PDAM Kota Semarang.

“Diharapkan dengan kedatangan Mr. Thomas dari Belanda dengan sistem sanitasi yang baik, kita bisa belajar mengimplementasikannya di lingkungan sekolah yang kerap dilanda banjir,” ujar Kepala SMA Negeri 10 Semarang, Akhirul Fathoni, S.E., dalam sambutannya. “Di wilayah Semarang, muka tanahnya selalu turun kurang lebih 10 cm per tahun. Ini terjadi karena banyak masyarakat yang masih menggunakan air tanah, mendirikan begitu banyak bangunan dan lain sebagainya,” jelas Mr. Thomas. Ia juga berbagi pengalaman tentang perbedaan lingkungan di Belanda dan Indonesia. “Setiap rumah di Belanda biasanya ada empat tong sampah. Yang pertama digunakan untuk sampah organik, kemudian ada juga untuk sampah plastik, sampah kertas, dan yang terakhir sampah baterai atau kaleng,” tambahnya.

Mr. Thomas menjelaskan upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah banjir khususnya di wilayah Semarang adalah dengan mengurangi penggunaan air tanah atau sumur dan beralih ke penggunaan air PDAM. Salah satu siswi SMA Negeri 10 Semarang, Mia Rizki Anggraeni (XII-6) menyampaikan kesan-kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang sekali bertemu dengan Mr. Thomas dan belajar banyak tentang lingkungan. Semoga dengan adanya kegiatan ini, kita bisa mulai mengurangi potensi banjir di wilayah Genuk, salah satunya di SMA Negeri 10 Semarang.”

 

Penulis : Laura Saraswati dan Abdul Azis., Guru SMAN 10 Semarang

Editor  : Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang