P5 SMAN 5 Semarang: Menjadi Wirausaha Muda Melalui Olahan Produk Umbi-umbian

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 di SMA Negeri 5 Semarang kembali hadir pada tahun ajaran 2024/2025, dengan tema ‘Kewirausahaan’ dan subtema ‘Menjadi Wirausaha Muda Melalui Olahan Produk Umbi-umbian.’ Program ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas peserta didik dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai jual. Kegiatan berlangsung selama dua minggu dari 10 hingga 21 Februari 2025, dengan total 94 jam pelajaran. Seluruh peserta didik kelas X (Fase E) dibagi menjadi enam kelompok berdasarkan jenis umbi yang diolah seperti kentang, ubi jalar putih, ubi jalar ungu, ubi jalar oranye, ketela pohon, dan talas. Setiap kelompok memiliki dua divisi yakni branding (pemasaran dan desain produk) serta produksi (pembuatan produk).

Projek ini mengadopsi empat dimensi utama Profil Pelajar Pancasila yaitu Beriman dan Berakhlak Mulia, Gotong-royong, Bernalar Kritis, serta Kreatif. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami konsep kewirausahaan, tetapi juga mengembangkan keterampilan kerja sama, strategi bisnis dan inovasi produk. Untuk menunjang keberhasilan projek, berbagai kegiatan pendukung telah disiapkan. Pertama, Workshop Kewirausahaan pada Senin, 10 Februari 2025, mentor dari Student Company (SC) dan ‘Papa Singkong’ memberikan wawasan dasar UMKM dan strategi bisnis. Kedua di hari yang sama, Demonstrasi UMKM ‘Papa Singkong’ dari Ungaran menampilkan pengolahan singkong menjadi produk bernilai jual tinggi. Di hari ketiga Selasa, 11 Februari 2025, yakni Workshop Branding di mana peserta didik belajar strategi pemasaran, desain kemasan dan promosi produk. Keempat pada Jumat, 14 Februari 2025, yakni Wawancara Dengan Pelaku Usaha, peserta didik menggali pengalaman wirausahawan dalam menjalankan bisnis.

Dilanjutkan dengan Perencanaan, Produksi dan Pemasaran sampai Rabu, 19 Februari 2025. Setiap kelompok mulai merancang, memproduksi dalam skala kecil dan menyusun strategi pemasaran produk mereka. Sebagai puncak kegiatan pada Kamis, 20 Februari 2025, diadakan Mini Gelar Karya. Yakni tempat peserta didik memamerkan hasil olahan umbi-umbian, menampilkan video dokumentasi, serta memasarkan produk mereka. Acara ini melibatkan seluruh warga sekolah serta orang tua peserta didik. Seluruh warga sekolah dan orang tua peserta didik dapat mengunjungi serta membeli produk olahan yang dipamerkan, sehingga kegiatan ini dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk mempromosikan produk karya masing-masing kelompok. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memahami konsep kewirausahaan tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata. Projek ini menjadi wadah bagi mereka untuk mengembangkan kreativitas, berpikir kritis dan berkolaborasi dalam menciptakan produk inovatif berbasis bahan pangan lokal.

 

Penulis : Dining Hanni Oktavia, S.Pd., Humas SMAN 5 Semarang

Editor  : Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang