Peserta Didik  SMA Negeri 12 Semarang Unjuk Karya di Bidang Rekayasa dan Teknologi Digital

Sebanyak 108 produk karya peserta didik meliputi bidang pertanian dan pangan; industri kreatif; energi dan rekayasa teknologi manufaktur dipamerkan dalam kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Lapangan SMA Negeri 12 Semarang. Adapun tema pada kegiatan P5 ini adalah Rekayasa dan Teknologi untuk Membangun NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Kegiatan projek ini berlangsung sekitar 2 minggu dan diikuti oleh siswa/siswi kelas X, XI, dan XII. Bagi kelas XII projek rekayasa dan teknologi ini adalah projek P5 yang ke-7 sehingga seluruh kegiatan P5 sudah peserta didik selesaikan dengan baik.

Sebelum proses penciptaan produk, peserta didik diberikan kesempatan untuk mendalami minatnya dengan mengikuti kegiatan seminar pendidikan tentang teknologi pertanian dan pangan bekerja sama dengan Dinas Peternakan DAN Kesehatan Hewan Povinsi Jawa Tengah, bidang industri kreatif dengan SMA Semesta Semarang, dan bidang rekayasa dan teknologi manufaktur dari Universitas Negeri Semarang.

Projek rekayasa dan teknologi kali ini menandakan bahwa semakin banyak peserta didik  SMA Negeri 12 Semarang yang mahir dalam bahasa pemrograman komputer atau koding. Kemampuan ini peserta didik manfaatkan guna menciptakan beragam rekayasa digital di bidang teknologi informasi. Contohnya, pembuatan laman internet dan inisiasi aplikasi elektronika.

Inovasi peserta didik dipamerkan dalam ajang Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5) pada Kamis 13 Februari 2025, di lapangan sekolah. “Dengan mempelajari bahasa pemrograman atau koding, kami mengembangkan pengetahuan di bidang teknologi informasi digital,” kata Akmal, peserta didik kelas XI. Karena ketertarikannya dalam pengembangan pemrograman komputer, Akmal berhasil menciptakan situs specta12.com. Situs ini menjadi wadah guna mengumpulkan dan mempublikasikan bakat, ide, dan inovasi peserta didik SMA Negeri 12 Semarang secara luas. Dalam kegiatan ini, Akmal bahkan diundang naik ke atas panggung bersama peserta didik bernama Gani. Mereka berbagi pengetahuan di hadapan peserta didik lain karena terbukti berhasil mengembangkan laman internet sebagai wadah kreativitas para pelajar sekolah ini. “Langkah pengembangan yang kami buat adalah dengan menbuat maskot laman. Selain itu, kami juga berupaya agar laman ini dapat mengarah pada aplikasi digital yang mudah diunduh di layanan distribusi digital atau toko daring,” ujarnya.

Selain Akmal dan Gani, para peserta didik SMA Negeri 12 Semarang di ajang gelar karya ini menyajikan beragam inovasi berbasis digital dan teknologi modern. Contohnya, purwarupa Kincir Air Panel Surya, Teknologi Pengiris Bawang Otomatis, Tempat Sampah Otomatis, dan masih banyak lagi.

Kepala SMA 12, Dr. Endah Dyah Wardani, M.Pd. menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan gelar karya dan antusiasme peserta didik, termasuk peran orang tua. Adapun Guru Fisika Bapak Waslam, S.Pd., mengemukakan tema yang digunakan dalam kegiatan ini adalah “Berekayasa dan Berteknologi Untuk Membangun NKRI”.

“Dalam laporannya, pimpinan proyek, Ibu Faozi Hidayah, S.Pd. M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan proyek ini dilakukan oleh seluruh peserta didik secara berkelompok. Mengingat banyaknya bidang rekayasa dan teknologi, berdasarkan diskusi perwakilan kelas, proyek dibagi menjadi tiga bidang, yaitu bidang pertanian dan pangan, bidang teknologi rekayasa manufaktur, dan industri kreatif. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 3 sampai dengan 14 Februari, dengan tahapan pengenalan, kontekstualisasi, dan aksi.”

“Kegiatan semacam ini sangat bermanfaat memberikan bekal bagi anak-anak agar mulai berani berpikir kreatif, kritis, inovatif, solutif, kolaboratif, dan produktif,” tegas Istighfaroh, M.Pd. Guru Ekonomi. Gelar karya menjadi agenda wajib bagi peserta didik kelas X hingga XII. Tema dalam gelar karya selalu berganti-ganti, sebelumnya adalah kebhinekaan, kewirausahaan, gaya hidup berkelanjutan, dan pada gelar karya tema ini sekolah mengundang satuan pendidikan sekitar mulai dari tingkat Sekolah Dasar, SMP, SMA di wilayah Semarang untuk menyaksikan karya-karya paara peserta didik kami. Peserta didik untuk bisa mencapai gelar karya ini telah melalui berbagai tahap persiapan, seperti pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi, hingga tindak lanjut kegiatan. Harapannya bahwa peserta didik mampu memiliki Profil Pelajar Pancasila yang diharapkan untuk menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.

Penulis : Yekti Wikani, M.Pd. Humas SMAN 12 Semarang.

Editor    : Annisa Erwindani, S.Pd. Guru SMA Islam Hidayatullah Semarang.